- Advertisement -Newspaper WordPress Theme
Penyakit Tidak MenularTurner Syndrome: Gangguan Genetik Langka yang Hanya Terjadi pada Perempuan

Turner Syndrome: Gangguan Genetik Langka yang Hanya Terjadi pada Perempuan

Apakah Anda pernah mendengar tentang anak perempuan yang sulit tumbuh tinggi seperti teman sebayanya, mengalami keterlambatan pubertas, atau bahkan tidak mengalami menstruasi sama sekali saat remaja? Kondisi seperti ini tidak selalu disebabkan oleh pola makan atau hormon semata. Salah satu penyebab yang jarang diketahui adalah Turner Syndrome, gangguan genetik langka yang hanya terjadi pada perempuan dan dapat memengaruhi pertumbuhan serta fungsi organ reproduksi.

Artikel ini akan membahas secara lengkap apa itu Turner Syndrome, penyebab, gejala, hingga cara penanganannya.

Apa Itu Turner Syndrome?

Turner Syndrome adalah kondisi genetik yang terjadi ketika salah satu kromosom X pada perempuan hilang sebagian atau seluruhnya. Normalnya, perempuan memiliki dua kromosom X (XX), namun pada penderita Turner Syndrome, hanya terdapat satu kromosom X yang utuh (XO) atau sebagian hilang.

Kondisi ini termasuk langka, terjadi pada sekitar 1 dari 2.500 kelahiran bayi perempuan di seluruh dunia. Meskipun tidak dapat disembuhkan, penderita Turner Syndrome dapat menjalani kehidupan yang sehat dan produktif dengan perawatan medis yang tepat.

Penyebab dan Faktor Risiko Turner Syndrome

Turner Syndrome bukan disebabkan oleh faktor keturunan, melainkan terjadi secara acak saat pembentukan sel reproduksi (sel telur atau sperma). Ketika salah satu kromosom X hilang atau rusak, embrio yang terbentuk akan memiliki kelainan genetik tersebut.

Beberapa bentuk Turner Syndrome meliputi:

  • Monosomi X: satu kromosom X hilang sepenuhnya.
  • Mosaik Turner Syndrome: sebagian sel tubuh memiliki dua kromosom X, sebagian lainnya hanya satu.
  • Deformasi kromosom X: kromosom X ada, tetapi bentuknya tidak normal atau tidak berfungsi dengan baik.

Tidak ada faktor risiko spesifik seperti gaya hidup atau usia orang tua yang diketahui secara pasti meningkatkan kemungkinan terjadinya Turner Syndrome.

Gejala Turner Syndrome

Gejala Turner Syndrome dapat bervariasi, tergantung pada tingkat keparahan kehilangan kromosom X. Beberapa tanda bisa tampak sejak bayi lahir, sementara yang lain baru terlihat saat anak tumbuh.

Gejala umum yang dapat muncul antara lain:

  • Pertumbuhan tubuh yang lambat (tinggi badan lebih pendek dari rata-rata).
  • Tidak mengalami pubertas tanpa bantuan medis.
  • Ovarium yang tidak berkembang normal (menyebabkan kemandulan).
  • Leher tampak lebar atau memiliki lipatan kulit tambahan (webbed neck).
  • Telinga rendah, rahang kecil, atau dada yang lebar dengan jarak antar puting yang lebar.
  • Kelainan jantung atau pembuluh darah.
  • Masalah ginjal, pendengaran, atau tiroid.

Selain itu, beberapa penderita juga bisa mengalami kesulitan belajar dalam hal matematika, meskipun kemampuan verbal dan intelektual biasanya tetap normal.

Proses Diagnosis Turner Syndrome

Diagnosis Turner Syndrome biasanya dapat ditegakkan melalui pemeriksaan genetik yang disebut kariotipe, yaitu analisis kromosom dari sampel darah untuk melihat ada tidaknya kelainan pada kromosom X.

Selain itu, dokter juga dapat melakukan:

  • USG prenatal, untuk mendeteksi kelainan pada janin.
  • Tes darah dan hormon, guna mengevaluasi fungsi ovarium dan kadar hormon pertumbuhan.
  • Pemeriksaan jantung dan ginjal, karena organ ini sering terpengaruh.

Diagnosis dini sangat penting agar penanganan dapat dimulai sejak awal untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak.

Pengobatan Turner Syndrome

Meskipun Turner Syndrome tidak dapat disembuhkan, berbagai langkah medis dapat membantu meningkatkan kualitas hidup penderita.

Beberapa pilihan pengobatan meliputi:

  1. Terapi Hormon Pertumbuhan (Growth Hormone Therapy)
    Biasanya diberikan pada masa kanak-kanak untuk membantu meningkatkan tinggi badan dan mempercepat pertumbuhan.
  2. Terapi Estrogen dan Progesteron
    Diberikan saat usia pubertas untuk merangsang perkembangan ciri-ciri seksual sekunder, seperti pertumbuhan payudara dan menstruasi.
  3. Penanganan Komorbiditas
    Dokter akan memantau kesehatan jantung, ginjal, dan tekanan darah secara rutin, serta memberikan terapi sesuai kebutuhan.
  4. Konseling Psikologis dan Edukasi
    Penting bagi penderita dan keluarga untuk mendapatkan dukungan emosional serta informasi yang cukup mengenai kondisi ini.

Pencegahan dan Tips Hidup Sehat bagi Penderita Turner Syndrome

Turner Syndrome tidak dapat dicegah karena merupakan kelainan genetik yang terjadi secara acak. Namun, diagnosis dini dan perawatan teratur dapat membantu penderita menjalani hidup dengan baik.

Berikut beberapa tips hidup sehat yang bisa diterapkan:

  • Rutin melakukan kontrol kesehatan jantung, ginjal, dan tekanan darah.
  • Menjaga berat badan ideal serta mengonsumsi makanan bergizi seimbang.
  • Rutin berolahraga untuk memperkuat tulang dan jantung.
  • Melakukan pemeriksaan hormon secara berkala.
  • Mendapatkan dukungan sosial dan psikologis, terutama saat masa pubertas dan dewasa muda.

Turner Syndrome adalah gangguan genetik langka yang hanya terjadi pada perempuan akibat hilangnya sebagian atau seluruh kromosom X. Meskipun tidak dapat disembuhkan, penanganan medis yang tepat—seperti terapi hormon, pemeriksaan rutin, dan dukungan psikologis—dapat membantu penderita menjalani kehidupan yang sehat, aktif, dan produktif.

Jika anak perempuan Anda mengalami pertumbuhan yang lambat atau tanda pubertas yang terlambat, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis endokrinologi agar bisa dilakukan pemeriksaan sejak dini. Deteksi cepat adalah kunci untuk kualitas hidup yang lebih baik.

Tidak memiliki menstruasi meski sudah remaja? Bisa jadi itu MRKH Syndrome, kondisi langka di mana rahim tidak terbentuk sempurna. Baca artikel ini untuk memahami penyebab dan dampaknya bagi perempuan! https://rumahsakit.uk/mrkh-syndrome-penyebab-tidak-terbentuknya-rahim-dan-dampaknya-bagi-perempuan/

Subscribe Today

GET EXCLUSIVE FULL ACCESS TO PREMIUM CONTENT

SUPPORT NONPROFIT JOURNALISM

EXPERT ANALYSIS OF AND EMERGING TRENDS IN CHILD WELFARE AND JUVENILE JUSTICE

TOPICAL VIDEO WEBINARS

Get unlimited access to our EXCLUSIVE Content and our archive of subscriber stories.

Exclusive content

- Advertisement -Newspaper WordPress Theme

Latest article

More article

- Advertisement -Newspaper WordPress Theme